Ketersediaan Fasilitas Dan Sdm Pendukung Terbentuknya P2KPN di STIE Ahmad Dahlan PDF Print E-mail

ImageSecara umum, sarana-prasarana, personalia, serta penunjang lainnya  yang tersedia di STIE Ahmad Dahlan Jakarta dalam rangka pelaksanaan Program P2KPN dinilai layak dan memadai. STIE Ahmad Dahlan Jakarta telah berdiri sejak tahun 1968 dengan nama Akademi Bank Muhammadiyah (ABM), lalu berubah menjadi Akademi Keuangan Perbankan Muhammadiyah (AKPM), dan pada tahun 1998 menjadi STIE Ahmad Dahlan Jakarta. Saat ini memiliki 4 (empat)  program studi, yaitu S1 Manajemen, S1 Akuntansi, D-III Keuangan Perbankan dan D-III Akuntansi. STIE AD Jakarta sudah cukup dewasa dan berpengalaman dalam menjalankan program-program pengabdian kepada masyarakat.

Read more...
 
Kesiapan Rencana Pendirian P2KPN STIEAD PDF Print E-mail

ImageSecara kelembagaan, untuk menjalankan Program P2KPN, STIE Ahmad Dahlan Jakarta dinilai memiliki kesiapan sebagai pengelola program, karena ditunjang oleh fasilitas yang memadai. Lokasi kampus juga berada pada posisi yang strategis. Letak STIE Ahmad Dahlan Jakarta berada di garis perbatasan antara Provinsi DKI Jakarta (Jakarta Selatan) dan Pronvinsi Banten (Tangerang Selatan). Secara geografis, STIE Ahmad Dahlan Jakarta terletak di Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Posisi geografis ini dipandang strategis dari berbagai sudut pandang, terutama dari sisi ekonomi, karena berada diantara Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten.

Read more...
 
Analisis Situasi P2KPN PDF Print E-mail

Pengangguran merupakan salah satu masalah rumit yang sering dihadapi banyak negara di dunia ini. Demikian halnya dengan Indonesia, pengangguran saat ini menjadi momok yang menakutkan, apalagi jika permasalahan tersebut tidak diantisipasi dengan langkah strategis yang lebih nyata. Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasinya mengungkapkan bahwa pengangguran terdidik di Indonesia terus mengalami peningkatan sejak beberapa tahun terakhir, sementara jumlah penganggur tidak terdidik makin turun. Melonjaknya jumlah pengangguran dari kalangan intelektual membuat tugas pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja juga akan semakin sulit.

Read more...